Search This Blog

Sunday, 5 April 2015

letaknya pada DIA

Bismillahirrahmanirrahim

how is everyone doing? i have yet to know whether this entry will be a short or long one. anyway, will see how the ideas will flow. on a different note, i'm writing with my glasses on at the moment, just a little sore eyes. its okay, sakit sedikit membuat kan kita lebih menghargai akan nikmat mata dan penglihatan yang Allah telah kurniakan. insha Allah jom usaha didik hati dan diri untuk lebih mensyukuri =)

lintasan minda ada kalanya tidak perlu merujuk kepada situasi atau perasaan sendiri. its like you're thinking of something in advance before it eventually happens or it could be just a random life reflection.

i got this quote somewhere.
"Tuhan tidak pernah memilih waktu untuk mendengar tetapi manusia sering memilih waktu untuk berdoa."
in which, aku rasa memang benar. kita sering memilih untuk dekat dengan Allah kala ditimpa kegusaran, sewaktu kesusahan, musibah atau di saat hati terluka. ketika kita sedang menikmati kebahagiaan, didalam kesukaan, kegembiraan, apakah kita ingat untuk berdoa, meminta atau paling kurang, ingat akan DIA?

malah, kita terlalu berkira dengan Allah. solat acap kali di akhir waktu. kononnya buat sekali terus untuk waktu seterusnya. contoh, solat di akhir waktu zohor dan meneruskan asar, atau di akhir waktu asar dan menanti waktu maghrib dan seterusnya. astaghfirullah..

aku ada teringat cerita seorang ustadz (maaf aku lupa nama. barakallahu fiik), lebih kurang begini ringkasan ceritanya:
solat kita yang akan ditimbang dan datang membantu kita diakhirat kelak sebagai syafaat. ada seorang hamba yang semasa hayatnya rajin solat dan tidak pernah tinggal walau satu waktu pun. bila tiba dihari pembalasan, dibangkitkan semula.
sepatutnya hamba tersebut dijanjikan syurga tetapi dia hairan kenapa dia sedang menuju ke perjalanan neraka. dia menangis dan memohon pertolongan, kerana terlalu takut melihat neraka dihadapan. hampir-hampir saja kakinya melangkah ke pintu neraka tiba-tiba datang suatu cahaya yang menyelamatkan dia dan membawanya ke syurga. lalu dia bertanya :
hamba : siapakah kamu?
cahaya : aku adalah solatmu di dunia.
hamba : kenapa begini lewat engkau datang menyelamatkan aku?
cahaya : kerana di dunia engkau selalu melewat-lewatkan waktuku.
wallahuta'ala a'lam. i may not be narrating the exact story but thats all i can remember. Allahurobbi. lihatlah betapa kita berkira dengan Allah, solat berkira, berwudhu berkira, dzikrullah berkira...

wal'iyadzubillah. mohon jangan palingkan aku dan saudara seislamku daripada sinaran hidayahMu.
"Maka sesiapa yang Allah kehendaki untuk memberi hidayah petunjuk kepadanya nescaya Ia melapangkan dadanya (membuka hatinya)..." - surah al-an'aam [6:125]
hidup kita yang sementara ini kadang kita terlepas pandang dengan memikirkan masalah sebagai satu bebanan that we dwell too much on it without realising it is actually more than that. aku tidak menafikan, "berat mata memandang, berat lagi bahu yang memikul" dan aku juga tidak menyangkal "easier said than done". probably i could say this is the purpose i am writing up this entry (and the previous entries), jika satu masa aku ditimpa sesuatu kedukaan hati, entry sebegini akan mengingatkan aku.
"jadikanlah masalah itu sebagai tanda cinta Tuhan pada kita, bukan sebagai bebanan."
jangan dilupa bahawasanya
"Allah yang memberi kesakitan dan Allah jualah yang menyembuhkan. maka, berdoalah dan mintalah kesembuhan pada Allah.
kerana kita hidup diatas ehsan Allah, apapun kita siapapun kita, masih mengharap kasih dan rahmatNya untuk meneruskan perjalanan hidup yang penuh dengan liku-liku. meskipun tiada menjanjikan kebahagiaan yang kekal pasti akan ada kedukaan, namun kita masih punya Dia. cukuplah kebergantungan kita kepadaNya bukan kepada manusia.
(iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan, mereka berkata: "sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali" - surah al-baqarah [2:156]
ramai yang berkata, melalui sebuah lagu mengungkap sebuah perasaan. aku setuju. back then, penghayatan aku lebih kepada lagu. i personally think lagu-lagu 90's lebih punya soul, i listen to indonesian songs too and some other.

but as time passed by sedikit sebanyak mengubah pendapat aku mengenai apa yang aku pernah persetujui dahulunya. i seldom listen to songs anymore. cuma every once in a while. bukan apa, aku takut penghayatan aku kepada lagu lebih daripada alunan qalamullah. aku takut 'penghambaan perasaan' aku lebih kepada nyanyian. aku takut 'hanyut dibuai' keindahan bait bait lagu, aku cuma takut. but its okay, tidak pernah salah untuk mendengarkan lagu cuma aku memilih untuk kurangkan. it is something that we can change, right? =) insha Allah.

kekadang, lagu-lagu cinta akan menjadi bahaya kepada 'perasaan yang terluka' atau remaja atau individu yang putus cinta, putus harapan. berhati-hati. jangan sampai ianya menguasai akal fikiran yang pada asalnya berserabut. khuatir akal dan perasaan mengiyakan kepada lirik yang disampaikan.

some might memilih untuk mendengar lagu sebagai medium untuk menenangkan kegusaran hati, kekusutan fikiran. partly it is true. cuma ia bersifat sementara. ia cuma 'mengalih perhatian' kita seketika tapi once the track stops, hati kembali gusar.

tapi pasti ada satu kaedah yang memberikan ketenangan yang kekal. Allah berfirman, mafhumnya:
"ketahuilah dengan "zikrullah" itu, tenang tenteramlah hati manusia" - surah ar-ra'd [13:28]
i quote Pehin Mufti Kerajaan in one of his kuliah. he said "al-quran adalah kepala dzikir".

jom sama-sama amalkan. tanamkanlah penghayatan kepada al-quran, jiwa al-quran. i can assure you, you can find semua sekali di dalam al-quran. its our 'manual book' remember? =) there are so many things Allah telah terangkan dan sebutkan didalamnya tiada yang terkecuali. Masha Allah, its too amazing.

Al-quran adalah pengajaran daripada kaum terdahulu yang kita boleh ambil iktibar, panduan kehidupan kini dan peringatan buat masa hadapan. baca, fahamkan, hayati dan amalkan. you will definitely feel the difference =) insha Allah.

seperti pepatah arab mengatakan "man lam yazuq.. la yadri". maksudnya, "sesiapa yang tidak merasai sesuatu, sesungguhnya dia tidak akan menyelami hakikatnya" atau ringkasnya "kita tidak biasa buat kita tidak tahu". buat, bacalah Al-Quran, istiqomah amalkan. jika sebati dengan diri, kita akan tahu dan rasa.

its 5.01 am now, telah masuk waktu (16 jamadilakhir 1436 / 05 ibriil 2015)


i'll stop for now. buat yang berbahagia, ingatlah DIA. kepada yang berduka, kembalilah kepada DIA, mintalah kepada DIA, luahkanlah kepada DIA. DIA Maha Tahu, DIA Maha Bijaksana.

seperti bait-bait lagu Opick - Tiada Duka Yang Abadi

Tiada duka yang abadi di dunia
Tiada sepi merantaimu selamanya
Malam kan berakhir, hari kan berganti
Takdir hidup kan di jalani

Tangis dan tawa nyanyian yang mengiring
Hati yang rindukan cinta di jalan-Mu
Namun ku percaya hati meyakini
Semua akan indah pada akhirnya

Andai bisa ku mengulang
Waktu hilang dan terbuang
Andai bisa perbaiki s'gala yang terjadi
Tapi waktu tak berhenti
Tapi detik tak kembali
Harap ampunkan hamba-Mu ini

Waktu berputar rembulan dan matahari
Bunga yang mekar akan layu akan mati
Malam kan berakhir, hari kan berganti
Takdir hidup kan di jalani

Andai bisa ku mengulang
Waktu hilang dan terbuang
Andai bisa perbaiki s'gala yang terjadi
Tapi waktu tak berhenti
Tapi detik tak kembali
Harap ampunkan hamba-Mu ini

Andai bisa ku mengulang
Waktu hilang dan terbuang
Andai bisa perbaiki s'gala yang terjadi
Tapi waktu tak berhenti
Tapi detik tak kembali
Harap ampunkan hamba-Mu ini
Harap ampunkan hamba-Mu ini

copied from : http://www.liriklagumuzika.com/

p/s : "dalam kepala kaum wanita ada kekurangan, tetapi dalam hati mereka ada kelebihan" - carilah kelebihan kamu wahai hawa. aku sayang kamu kerana Allah. mantapkan hati, aku juga sedang belajar dan masih bertatih. Lakukanlah semuaNya kerana DIA. Hanya DIA.

Jazaakumullahu Khairan!

No comments:

Post a Comment

Nuffnang