Search This Blog

Thursday, 15 December 2016

Redha atau?

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Pagi tadi ada someone menagur sapa, selama ane inda pernah bedialog kata cuma besua muka dan sapaan salam.

While I was fixing my shawl, the lady bersuara. "Umur kita berapa kan?"

Dalam antara terkesima dan kehairanan aku selamba menjawap soalan.

She continued. "Ah. Kita kawin sudah?"

"Insha Allah dipertemukan jodoh" i replied.

"Awu bah ah. Laki laki ane douche bag (nda guna). Membari malas. Tapi rilek saja. My brother yang 33 taun pun balum lagi. Masih fokus career."

Aku mengembalikan soalan awal. "Biskita berapa?"

"Aku? Muda masih eh. 26. Yatah cousin ku malar betanya. Balum kau basuruh kah? Ku jawap esuk ku basuruh. Basuruh sama ayam. Betalur ku, nda ku beranak. Sasak ku malar kana tanya"

Sungguh aku cuma mampu membalas dengan angguk dan senyuman. Sekadar terlintas penilaian bicara, mungkin saja ia kan menghilangkan kekusutan di minda nya, atau melepaskan amarah yang terbuku di hatinya?

Wallahua'lam. Mohon dikurniakan ketenangan buatnya.

kita cuma manusia, bukan Allah Ta'ala yang Maha Tahu segala-gala. Allahuakbar.

Betapa wanita itu perasaan nya halus berseni.

Ramai peratus menyatakan wanita sangat complicated untuk difahami. Aku berpendapat, tidak perlu bermati-matian untuk mehamami seorang wanita apatah lagi seorang isteri. Cukup dengan mengenali nya dan cintai dirinya sepenuh hati. Insha Allah, pasti harmoni.

Jika kamu memiliki isteri lebih dari satu. Jangan pernah sekali-kali membanding-bandingkan antara keduanya.

Walaupun perasaan cemburu atu buleh ditadbir tapi atu tah sudah sifatnya wanita. I recall in on of the Ceramah by Ustaz Don Daniyal, Saiditina Aisyah pun punya sifat cemburu kepada isteri-isteri baginda Nabi. Apatah lagi kitane wanita biasa?

Wallahu ta'ala a'lam. Jazaakumullahu Khairan!

Friday, 18 November 2016

Checklist; Hadapi ujian dalam ketenangan

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 


alhamdulillahi 'ala kulli hal.

source : google

Ujian itu indah. bukan hanya dibicara namun letaknya dihati. hati meyakini. hati meredhai. hati menghadapi tanpa mempersoalkan. ujian itu indah bilamana datangnya ujian, hati kekal tenang, menerima dengan berlapang dada malah minda bukan dikuasai emosi.

Manusia mana yang inda ditimpa ujian? Mufti Menk mentioned in one of his talks, we're on the right path, that is why we're tested.

I came up with these lists, alhamdulillah. aku kongsikan buat semua, semoga bermanfaat as it does to my self.


Muhasabah dan refleksi diri
- usaha perbaiki diri sebelum menunding jari. mungkin saja ujian Allah timpakan sebab sifat dan sikap kitane terhadap suami/isteri, keluarga dan rakan. it goes back to diri kitani.

- if things go against our plans, ucap alhamdulillah sebelum memikir siapa salah. dan muhasabah. Terima dengan redha. Mungkin saja ianya teguran daripada Allah. Allah ingin kita tarik balik kita kembali ke jalan yang benar. atau Allah ingin selamatkan kitane daripada maksiat dan sebagainya. Masha Allah. Allah Maha Kasih.

- bandingkan ujian yang kita hadapi dengan nikmat yang Allah sudah bagi. incomparable. Subhanallahiladzim!


Trust Allah's plans not our pain.
- mungkin kitane kecewa, terluka. its okay. take it as a sign that Allah is calling us kerana terlalai. whats the proof? bukankah disaat kitane dalam keadaan terluka, kecewa, sakit.. thats the only time kitane mula mendekatkan diri dengan Allah, mula membuka lembaran kitabullah untuk tenang kan hati, memperbaiki diri dan sebagainya. astaghfirullah.. apapun yakin dalam hati dan diri, setiap yang terjadi Allah yang atur. Might be Allah nda redha atas apa yang kita buat selama ane. Because recall your doa. We ask Allah everyday disetiap solat dan doa untuk perbaiki diri kita, dijauhi daripada maksiat dan sebagainya. Try to relate that. Allah kan Maha Mendengar.


Top up iman :
- listen to tazkirahs or ceramahs. my top favourite would be by Ustaz Kheirun Nazif, Ustaz Don Daniyal, Mufti Ismail Menk, Prof. Muhaya.

- read a lot of buku yang buleh sedarkan diri. There are people who are misfortunate.

- look around. Lihat ibu bapa, keluarga. Mungkin permasalahan mereka lebih hebat.


Dekatkan diri dengan Allah
- dzikr dalam hati sepanjang masa. Hati pasti tenang.

- perbanyakkan sujud.

- qalamullah jangan dilupa.


Menangis, luahkan, ceritakan semuanya
- TAPI hanya di hadapan Allah. talk to HIM, Allah listens. HE is listening. just talk to him macam we talk to our bestfriend. tell him everythiiiingggg. YES, semuanya. inda mengapa menangis di hadapan Allah, once you're done. insha Allah, akan rasa tenang. seolah-olah diangkat the burden on your shoulder. Allahuakbar. Allahuakbar. Allahuakbar.

hebatnya Allah mencipta Hati. sesungguhnya Hati ini milik Allah. ketenangan hati adalah sesuatu yang orang paling susah untuk mendapatkannya.

source : google

apapun hajat dan keinginan, simpan dalam doa. Sampai masa Allah hurai satu persatu, tepat pada waktu.


Wallahua'lam. Jazaakumullahu khairan!

Saturday, 15 October 2016

Love is not a game

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 


Alhamdulillahi thumma alhamdulillah.

I have been in a deep thought. quite deep.

Allah uji kitane dalam masa bahagia - bahaya. khuatir kitane lupa dan alpa.

to decide between keinginan rasa hati dan ingin bahagia, atau redha ilahi. not easy though. ada masanya kitane menjadi "selfish" dan mengenepikan hak Allah.

astaghfirullah.

whenever Allah kirimkan ujian, musibah hati umpamanya.


something we need to accept and ponder. cari hikmahnya. pasti ada. apa pun keputusan kitane buat, make sure it is for Allah, because of Allah, only HIM. meskipun jika ianya berkaitan cinta hati. utamakan ilahi dari segalanya. tanam dalam hati, Allah bagi petunjuk buat hati.

kaum Hawa, pastikan yang ini. andai sedang mencari pasangan. dan buatmu sang Adam, pegang pesan Abati. jangan jadikan cinta yang mulia sebagai permainan.

"Seseorang yang tidak menghormati perasaan kamu, bagaimana mungkin dia akan menghormati diri kamu" - Abati

on a related but different note, sesungguhnya janji Allah itu benar. when kitane utamakan Allah daripada manusia, insha Allah.. HE will guide us.  All i ever dream, someone will say his purest intention to marry me just like how Dr, Anwar Fazal did (click here). Lelaki yang berani untuk berhadapan with our parents untuk meminta izin, is definitely the one. yes the one. bukan cuma tahu berkata-kata manis but never dare to take any action. Alhamdulillah, akhirnya they got married #aflwedding Masha Allah.. just the way i wanted to be one day; dipertemukan dengan yang halal, Amin.

p/s : jangan pernah lari dari tali Allah.



Wallahu ta'ala a'lam

Jazaakumullahu Khairan!

Friday, 16 September 2016

5:05

بسم الله الر حمن الر حيم

Allahuakbar ... ☔💜 .

Istighfar. Tabah lah wahai hati 😊.

Kita manusia, memberi dan mencipta alasan itu pekara biasa. But not HIM, Subhanallahiladzim.

Wednesday, 31 August 2016

Kesibukan & Alasan


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

Alhamdulillah wa syukurillah.

Hows everyone doing so far?
Insha Allah, apapun kesibukan, fasa kehidupan berubah dan kesihatan.. mohon semuanya dipenuhi dengan keberkatan. AMIN

Terlintas di minda about kesibukan. Nowadays, terlalu banyak perkara yang contribute kepada kehidupan kitane seharian yang menjadikan kitane sibuk sepanjang masa, hinggakan waktu terasa terlalu singkat. Don't you think so?

Masing-masing sibuk. Apakah kitane sibuk dan mencipta alasan tanpa kitane sedari? *seram*

Sebagai seorang hamba, kitane rasa terlalu sibuk.. hinggakan ibadah wajib terabai. Waliyadzubillah. Apatah lagi ibadah sunnat umpamanya. Kita beralasan dengan diri sendiri dan Allah Azza Wajjal. #notabuatdiri

Sebagai seorang anak, tenggelam dan jauh dari melaksanakan tanggungjawab asas. Kitane beralasan dengan ibu bapa, keluarga. *sedih*

Sebagai seorang suami atau isteri, di sibukkan dengan tugasan atau ..... gadget?, ma makna? Kitane beralasan dengan pasangan. *parah*

Alasan ada kalanya kitane cipta dan atur. Ada kalanya tanpa kita sedari.

Antara yang paling bahaya, rumahtangga. Perhatikan dan selami "alasan-alasan" yang sudah kitane berikan atau lalui.

Kelaziman dikaitkan dengan kitane seorang isteri. Terlalu sibuk dengan anak-anak dan kerja rumah hingga terabai suami. *probably its true though, semakin berusia rumahtangga semakin kita akan terlalai dan terleka. Berada di zon yang selesa*

Tetapi suami yang hebat dan penyayang, akan faham dan meringankan tangan membantu. *mohon dikurniakan pasangan sedemikian* (But kalau kitane inda mengubah diri, pasangan pun ada ketikanya akan 'berasa letih berjuang sendirian')

On a related note, ada ketikanya isteri 'sibuk dengan gadget dan perbualan sahabat alam maya' (not to mention kadang suami dengan permainan game dan seumpamanya) hinggakan kitane lupa.. insan-insan alam realiti dan sekeliling need us more than them yang di alam maya.

Hati-hati para suami dan isteri.

Kesibukan yang sedemikian, hanya akan 'meletihkan' diri, emosi tanpa sebab.

Mungkin sudah sampai masanya, untuk kitane kembali kepada zaman dunia tanpa teknologi. Kan kan.. Where we get to spend time more with our spouses atau anak-anak. Teknologi sama penting. Guna jika perlu. Usah obses.

Pernah ada terbaca artikel tentang budaya atau amalan French ladies yang suka makan tetapi masih punya body figure yang maintain. Baca dan kaji serta cuba memahami.

I found out that in summary, dalam kehidupan mereka menghargai kualiti daripada kuantiti, menikmati makanan dengan perlahan sambil menghargai perbualan sesama manusia.

Kalau kitane tebalik pulang, makanan or minuman kalau buleh Upsize and XXL portion hehe.

Furthermore, kalau segagas manapun durang, umpamanya berabut for appointment. They will stop for a while untuk betegur sapa and live in the moment. Appreciate the moment.

So when i read, banyak benefits yang buleh kitane pelajari from them.

Anyway, bukan kitane untuk menunding jari kepada sesiapa. Cukup kitane perbaiki diri, belajar untuk menghargai moments dan manusia. Kalaupun kitane sudah terlalu lama lalai.. quickly berubah dan perbaiki. Itu lebih sempurna.

Jom nilai semula..

Kenapa kitane buleh menghadiahkan senyuman manis kepada kawan atau orang lain tapi bermasam muka with pasangan dan keluarga?

Kenapa kitane buleh belambut bicara dan bahasa dengan orang lain tapi berkasar with pasangan dan keluarga?

Kita lebih menghargai orang lain tapi kurang ambil perhatian kepada pasangan dan keluarga.

Hargailah insan yang kita sayang. Ada ketikanya kasih sayang dizahirkan melalui bicara dan bahasa kerana kita manusia mudah lupa.

Ada perlunya lafaz-lafaz dan ungkapan istimewa diperbaharui.

Come on people, usah terlalu mengikut norma dunia.. contoh.. lelaki kurang melafazkan yang terindah atau wanita terlalu beremosi. Jika ianya sebuah kekurangan, kitane mulakan dulu dalam memperbaiki. If that sparks happiness for everyone, be creative and keep it going.

Keep in mind, Mati itu pasti, hidup insha Allah. Gandakan setiap usaha buat mereka yang kita sayang yang masih hidup, dan tertanam kuat diingatan buat mereka yang telah tiada.

Allahuta'ala a'lam. Jazaakumullahu khairan khatsiran.

Wednesday, 24 August 2016

Wanita & Hebat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

Wanita hebat. Hebatnya wanita. Berbeza makna, berlainan huraian. Berpunca dari sumber yang satu.


Wanita hebat :

Menangani emosi dengan ilmu.

Mentadbir kerajaan hati dengan pembaikan-pembaikan diri dan sekeliling.

Lembut dalam berbicara meski emosi menguasai diri.


Hebatnya wanita :

Walau dengan sedikit kelibat perubahan, mudah terkesan.

Hatta sekecil-kecil pekara, perasaan mudah tersentuh.

Mampu mengurus rumah tangga walaupun sibuk dengan kerjaya.


Wanita, yakin dan percaya. Hebatkan diri dengan ilmu, emosi adalah anugerah Allah. Jika kita mampu menangani dengan aqal selangkah dihadapan, insha Allah ia bukan lagi sebuah kelemahan. Betapa hebatnya diri seorang wanita.

Ibarat lirik lagu, wanita mampu menggoncang dunia dengan tangan yang menghayun buaian.

Jika kita seorang anak, pelihara ibu bapa ibarat nyawa.

Jika kita seorang isteri, jaga suami bagaikan raja.

Jika kita seorang ibu, suami dan anak, dua-dua tetap yang pertama dan utama.

Jika kita seorang rakan, jadilah pembimbing di dunia yang berjaya.

Kerana yang menanti kita adalah syurga.

Allahuta'ala a'lam.

Jazaakumullahu Khairan!

Sunday, 31 July 2016

Simpati Dan Empati



بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

Istighfar.

I'm actually writing this di saat hati dan minda yang masih bercelaru. mohon Allah pelihara setiap bait kata.

Pesan Nabi, diam jika tidak punya kata kata yang baik untuk di perkatakan.

Semalam jam 4 pagi masuk tidur dengan mengenggam amarah yang aku cuba redhakan dengan air wudhu, dengan keyakinan Allah akan perbaiki segalanya.

Bangun jam 6 pagi (rushing, with eye iritation dan kepala masih barat inda cukup tidur) besiap bekamas untuk memulakan perjalanan pagi. dan Allah masih uji, sungguh Allah Maha Kasih.

Something to ponder.

Abati pasan, kalau nda suka urang buat kitane cematu, jangan kitane buat cematu arah urang.

Anyway, kitane manusia. kesilapan dan kesalahan atu lumrah. cuma insan yang hebat ia cuba memperbaiki dan lebih baik dari semalam dan berusaha untuk inda mengulangi.

Recently, banyak pekara yang sama berulang ulang, so i just wanna relate.

Banar jua lah ada satu kata kata yang dulu my ex boss cakap;

"what is important to you, may not be important to me. what is important to me, may not be important to you"

Antara simpati dan empati, kupas dan cari, fahami dan perbaiki,

Jazaakumullahu Khairan Khatsiran!

Monday, 11 July 2016

Eid 1437/2016



بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

Alhamdulillah thumma alhamdulillah.

6th day of syawal. Hows your raya? Anyone berkesempatan puasa enam mula 2nd syawal? Alhamdulillah syukur. Tomorrow would be penutup. Yay! (07 Syawal 1437)

Abati cakap, bila-bila pun buleh selagi syawal, tapi kalau mau 'full mark' afdal 2nd syawal. Hehehe kalau exam atau apa-apa petandingan, for sure kitane akan merebut peluang atu kan. So why not rebut peluang 'puasa setahun' hadiah from Allah? *loves*

Teringat my Along, ikut beraya dan masih meneruskan puasa. Masha Allah.. dari kampung (malaysia) and turun brunei ke belait untuk mengaga peradian. Can you imagine karing lihir? Hehe
Indahnya ikatan kekeluargaan.. tiada halangan untuk puasa. Dan Masha Allah, keluarga di belait siap bagi bata lagi untuk sungkai.

Nikmat nya puasa. Nya Ommi, kalau puasa ane inda lapar, inda ngaleh. Bukan puasa namanya hehe. Cabaran iman.

Biasalah kan.. kitane manusia. Nafsu makan macam nada hari esuk hehe.

Kalau nda pun, mungkin kitane alum ada kesempatan. Insha Allah, kitane mohon dan doa semoga Allah kurniakan kelapangan dan kemudahan. Amin.

Macam-macam isu raya. Just now ada bual bicara with teman. Saja untuk dikupas untuk pencambahan minda.

For the past recent years, fenomena jemputan 'open house' atau 'rumah terbuka' would be everyone's favourite.

Bagi yang berkemampuan dan ada tenaga kerja, alhamdulillah buleh jua untuk sebagai sedekah.

Ada jua kebaikannya open house ane. Sekaligus panggil kawan dan keluarga.

Kalau open house raya pertama, rasa-rasanya sesuai untuk melagau siapa?

Bukan untuk isu sebenarnya.. tepulang tuan rumah bila kelapangan waktu dan kelebihan belanja masing-masing. Kitane yang dijemput, silakan datang jika punya waktu.

Kalau nda belaku datang jemputan open house, di hari syawal seterusnya kan ada? Nawaitu untuk kunjung-mengunjungi.

Tapi kitane majoritinya mindset raya petama untuk keluarga atau kawan rapat. Khusus. Kalau melagau kawan pun, buleh.. apa salahnya. Kalau kawan ada kelapangan buleh datang. Kalau nda, nda apa-apa.

Mungkin untuk menjaga kemaslahatan besama rakan sekerja, takut ada yang galak rasa, behawar begalat disama kan with keluarga, mungkin buleh jua di khas kan waktunya.

But on the other hand, inda jua jadi satu kejanggalan.. kitane beraya untuk mengeratkan silaturrahim. So why not kitane pun buleh kenal jua keluarga kawan kitane. Perlu berbaik sangka dan kejernihan hati.

Atau mungkin tuan rumah hanya mampu untuk mengadakan satu open house merangkum semua; keluarga dan rakan. Al-maklum, kos belanja dan tenaga kerja harus diambil kira.

Yang penting harmoni.

Sebagai muhasabah diri, inda perlu kitane memulakan soalan "bila open house?" atau meninggalkan kalimat keramat "kalau open house jangan lupa panggil".

Jangan menjadikan rakan, sahabat dan keluarga jadi serba salah. Kalau pun tekana soalan cematu, jawap saja dengan baik =)

Insha Allah harmoni.

Apa pun, kitane datang saja bekunjung, open house atau inda. Nama nya kitane kan beraya hehe.
Allahu ta'ala a'lam. Masing-masing kitane ada pendapat.

Share your thoughts ya! =)

Wednesday, 15 June 2016

Merista-rista & Galak rasa


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 


Ramadhan ke sembilan. Harapnya ada peningkatan. Terutamanya imaan. Pernah menerima pertolongan atau di offer peluang? It doesn't really matter sebenarnya, sama ada kana bagi peluang pekerajahan, ruang menjana pendapatan, ada diajarkan skill/kaedah tertentu, atau pun berupa pemberian.

Salah-salah nya kitane. Kitane terima, temakan budi. Kitane tulak, takut dikata inda sudi. Kalau ianya dikalangan keluarga atau kenalan rapat.. nda jadi masalah barangkali. Kalau kawan, ikut jua siapa urang nya.

Maklum lah kitane, manusia ada pelbagai karenah. Cuba kitane lihat situasi ane..

Situasi kan membari pakaian baru dan lama.

"Di rumah banyak tu baju-baju ku inda ba pakai.. baru masih. Ada yang jarang-jarang inda ku makai atu pun baik lakat. Baguna kau?"

Kita melihat dari segi adat, adab dan akhlak.

Kalau kan membagi atu, rasanya nda relevan di tanya "baguna kau" uja. Apa salahnya kalau kitane bungkus, sediakan and unjuk saja bagi.

Kalau kitane sebagai yang menerima, jaga jua akhlak. Inda salah menerima, kalau inda tepakai sekalipun, buleh panjang kan amal. Hadiahkan arah urang lain yang lebih memerlukan.

Kenapa?

Menjaga water face nya urang hehehe. Inda jua urang yang kan di bagi atu kan te asi-asi becakap "Baguna iiihhh" . kalau urang abis bank mana saja. Kalau urang atu nda berapa pembunyi. Nda kah ia galak rasa jadinya?

Disuatu masa yang lain. Misalkata nampak tah kitane, baju-baju yang kitane bagi atu dipakainya. Adakah kitane akan becakap miyane (situasi di khalayak ramai, di majlis atau jemputan)..

"Nah sadang ah di badan mu baju ku bagi sariatu"

"Bisai jua ah baju ku bagi kau atu"

Atau

Kitane senyum saja dalam hati besyukur kepada Allah dengan amal jariah sadakah kitane di manfaatkan. Tanpa perlu 'merista-rista pembarian'.

Kitane pilih pebuatan yang mana? Tepuk dada tanya iman diri.

Kebanyakan kitane suka merista. Merista tentang kebaikan urang,  alhamdulillah tapi Allah jua yang Maha Kasih.

"Toh kan.. lurus yang ku bagitau kan kadikau atu"
"Eseh.. pandai sudah ia batukang-tukang lapas kuajar atu"
"Mun inda ku membawai kedia ke laut, sampai karang ane sekong lauk pun inda ia kilala"
"Eeh.. mun ndada kediaku tu bapadah. Ndada ia pemandai tu"

Kalau bab merista petolongan, pembarian dan sebagainya.. rasa-rasanya kurang wajar dan tidak perlu sebab inda mendatangkan manfaat. Kenapa perlu highlight diri sendiri?

Siapa yang mampu menahan hatinya dari berbuat sedemikian? Tahniah. Biskita seorang yang hebat.
Sebab kitane tau, Allah pilih kitane untuk membantu atau membuka jalan urang kearah kebaikan. And kalau ia bejaya, semua atu Allah sudah janjikan, melalui manusia ke manusia. Allahuakbar. Sebagai tanda peringatan Allah Maha Kuasa.

Kitane bukan hidup di zaman Saiditina Mariam. Dimana Allah kabulkan permintaannya di dapan mata. Cuba tia kalau karang ane ada macam atu. Andang mengkali kitane lupa diri. Perasaan riak menguasai.

Jangantah jua jauh, filem p.ramlee buluh betung sudah ada pengajarannya. Kesaktian uja kitane.

Misalkata, kitane kenal sudah dengan fe'el (sikap sifat) nya, bisaitah di tulak dengan cara baik. Andang jua dikemudian hari, kompom ia ringan mulut merista-rista (mengungkit-ungkit dalam bahasa oxford nya hehehe).

Akhir qalam, apa pun 'amal kebaikan yang kitane buat atau setiap sampaikan kepada urang..
tahan hati,
tahan lidah,
tahan tutur bicara.. daripada merista-rista. Meskipun kitane ingin rasa berbangga (istighfar dan syukur kepada Allah itu sudah memadai. Kenapa perlu di canang?) Bukan apa.. takut urang galak rasa. Dan menimbulkan riak dalam dada.


Pecayalah, atu semua datang dari Allah sebagai ujian dalam bentuk kebaikan.

Wal'iyadzubillah.

P/s : rasa hebat? Muhasabah diri. Andai Allah tarik semula nikmat sedemikian. Apa yang kita ada? . Kosong.

Penceritaan ane hanya pendapat dan pandangan peribadi. I would love to know apa pandangan biskita pulang, komen? =)

Allahu ta'ala a'lam

Sunday, 12 June 2016

Maaf, Sorry dan berkali-kali

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


Marhaban ya Ramadhan. Alhamdulillah wa syukurillah kitane dipertemukan dengan Ramadhan lagi. Berapa ramai yang inda sampat menemui ke Ramadhan seterusnya? *muhasabah diri*

Sorry, maaf. Atu sepatutnya kata kunci ajaib.

Tapi kalau sejuta kali sorry, beribu kali maaf? Tapi di ulang-ulang tanpa rasa banar besalah and tanpa perasaan.. ma makna? Wallahu a'lam. Hanya Allah yang Maha Ghafururrahim.

Kalau kitane pasangan suami isteri. Utamakan komunikasi. Cemerlangkan komunikasi. Jujur dan telus. Be transparent tanpa selindung. Namanya hidup besama, kan kan. setiap cerita biasa biasa, suka duka bahagia kongsi sama. Selasaikan sama-sama. *ahem. Kalau kan siok sendiri saja, baik inda payah kawin. Ngomong aja sama dinding hehe*

Tapi kalau becerita sama kawan dalam text, be it group atau private, bukan main komited kitane. Pikir balik. Keutamaan komunikasi alam maya vs alam realiti? berhati-hati.

 
source : google

Kalau biskita buleh membaca pemikiran hati pasangan atau paham walau tanpa komunikasi sepatah kata.. ajaib. tahniah. Biskita mungkin pasangan alien atau bukan penduduk bumi. Hehe!
source : google

Ramai yang gagal kalau..

Mendangar tapi inda menghayati.

Bejanji tapi inda ditepati (walaupun kitane cakap insha Allah atau 50-50, nada masalah inda jadi.. apatah salahnya kalau maklumkan lagi sekali. nda taulah mungkin perlu bayar bejuta barangkali untuk bepadah). apa salahnya bagitau saja sebalum ditanya?

Pernah dangar "whats important to me, is not important to you. Whats important to you may not be important to me"?

Jangan sampai atu tejadi. Ubat nya adalah peka dan toleransi. Kepentingan setiap sesuatu pekara, nilainya hanya individu atu yang tau. Usah diperlekeh.

Susah? Biasalah. Nama nya kehidupan dua dunia bersatu. Masing masing punya kepentingan berlainan. Embrace without complain.

Ingin bahagia?

Jangan sama kan setiap individu, acuan hidup berlainan. Ibaratnya.. nada satu borang permohonan yang fits all. Sedangkan saiz kasut baju seluar lagi ada X, XS, M, L dan sebagainya. Apply dalam kehidupan. Cuba belajar memahami dan mengambil kira. Inda pun cemerlang, atu usaha. And it counts.

Jangan jadikan maaf dan sorry sebagai TIKET MUDAH untuk menutup cerita, melupakan silap, konon malas kan panjang-panjang cerita. No. Its not about sorry maaf saja. Sebab bagi setengah urang, maaf dan sorry atu beharga. Usah dicuaikan.

"Minta maaf ah. Nda ku taliat keritamu paking. Aku atu ba misis masa driving. Yatah telanggar kerita mu. Binasa tu. Belipat ampat. Nda ku bausin kan mengganti"

Apakah relevan kemaafan di situ?

"Sorry ah. Aku tetatak putus tangan anak mu"

Apakah redha dengan hanya sorry?

Jika isu berkaitan dengan rasa dan hati.. perbaiki, teliti, jangan abaikan. Sebab akan sampai suatu saat.. hati mungkin menjadi mati, rasa kian hilang untuk menerima permohonan maaf. Bukan inda memaafkan cuma sudah tiada memberikan makna apa apa; Kayu. Insha Allah.. Jaga yang itu wahai pasangan. tapinya, inda salah jua meminta maaf, sweet tu.

Apapun, inda mendatang kan manfaat jua kalau kitane ego. especially pasangan suami isteri. Kan manang sendiri. Menyalahkan sesama sendiri. Cuba untuk berlapang dada. Timbang baik buruk. Kasih sayang will always wins.

source : google
awww... this is just too cute! walau sesajuk winter, a big warm hug is the best.

Bukan semua insan mudah 'di gula-gulakan'.

Allah ciptakan manusia dengan pelbagai kelebihan. Ada yang mampu membaca 'penipuan dalam bicara', melihat kepincangan dalam kesempurnaan, menilai sifat dari perbuatan dan atur langkah.

Dan bukan semua manusia suka membuka kelebihan diri sendiri. Ada yang cuma melihat dan memerhati tanpa sepatah kata. Berhati hati. Lebih baik jujur dan usah berselindung. Kerana sebenarnya ada yang tahu.

All what we want...

Pasangan yang sentiasa ada di sisi. Walaupun jauh di mata (atas urusan keraja dan sebagainya) tapi always rasa ampir pada perhubungan (kan masane canggih, telipun, media sosial belambak. Gunakan sebaiknya)

Apa lagi alasan kitane supaya keep updated?

Jangan pernah berhenti dalam memberi. Bagi masa, bagi rasa, bagi sayang, bagi cerita.. sebab perhubungan yang penuh dengan pengisian.. insha Allah bertahan. jangan jemu.

Jadilah pasangan yang, kalau tah marah sekali pun.. menyamal sekali pun, inda mengabaikan. Inda 'meninggalkan'. Work it out. Usahakan tapi bukan di peibunkan. Because its not funny der.

semakin berusia harus semakin sweet. marah pun masih payungi.. masih sayang nda berubah.
Dear future husband, please? hehe.


p/s : keindahan pada cinta, kasih dan sayang ialah banyakkan memberi, tanpa meminta.

Wallahua'lam. semoga bermanfaat.

Monday, 30 May 2016

A Pop Sound


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Innalhamdalillahi.. thummalhamdalillah.

Segala puji dan syukur kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan.

I woke up this morning. Exhausted tahap kana ampas badan hehe. We had majlis yesterday di kampung. Biasalah kan kalau kampung ane, masih lagi ada tradisi begotong-royong and memucang-mucang. I will story next post ya.

'Ala kulli hal, alhamdulillah. Managed to gagah kan jua diri bangun basiap keraja. Ujian nikmat sihat, betapa Allah Maha Kasih.

Di malam inda sampat terikah pakaian, so this morning baru tah. The new iron yang i bought masa few months ago, macam inda berapa cooperate. Banyak my baju, shawl angus sepanjang pakai terikah ane. Innalillahi wainnailaihi rojiuun.

This morning pun lengan baju hampir angus, ada stain tapi baik jua masih okay. Shawl pun sikiiit lagi angus. Hehe. Allahurobbi

Memang kalau kebiasaan ikut kan hati.. kan marah. But as times passby, benda cematu remeh saja. Terima, ikhlas dan sabar, kemudian reflect.

Terima, ianya ujian Allah. Ikhlas, atu ketentuan. Sabar sebab pasti ada hikmah. Reflect nya, kerana Allah sayang.

Before i proceed, sambung lagi. Sebalum atu i made hot tamarcocoa, untuk bata. Then masukkan dalam beg.

Ready semua kan turun jalan keraja, dalam 7.25 to 7.30, of which, kalau jalan insha Allah buleh sampai office on time. Sekali, i was about to turun tangga rumah lapas dari kitchen.

'Pop!'

Aku istighfar banyak-banyak dan selawat (ingat jua Allah rupanya, alhamdulillah). Because i knew, misti tah minuman panas tadi melatop, as in tudung nya tebuka and dalam hati harap inda tumpah.

Tapi tumpah jua hehe. Story short, tepaksa tah kamas and barsih kan dulu. Beg betakung aing minuman, little stuff tekana kamah.

kebiasaan mesti tane rasa...
Melambatkan lagi masa.
Menyusahkan lagi melap-lap.
Taim gagas, sana tah jua kan tumpah.
kan?

syukur atau kufur?

kalau lah kitane mengalami keadaan cematu, 

apa reaksi kitane? 
how do we handle it? 
how do we terima keadaan atu?

p/s : didik hati, refleksi diri.

Wallahua'lam.

Sunday, 8 May 2016

Mind Over Matters


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Awesome sunday. Alhamdulillah wa syukurillah.

I have been doing lots of groceries shopping lately. Syndrome menjadi-jadi hehe!. I love food so much but can only eat much. Macam ada fefeeling masak, musim nya mengkali.

Semangat Balik jalan masak, balik kaja masak. Tapi kalau tired tidur dulu.. wajib tu hehe! *hakikat nya bukan rajin dan pandai masak kompom inda tapi mencuba untuk rajin dan mencuba untuk pandai*

On a positive note, sebagai latihan diri nanti masak untuk husband (esehmen, semangat tu) amin, Allah pertemukan jodoh. Dapat spend banyak time sama-sama husband di rumah since masing-masing tired keraja dan kesibukan waktu.

Lagipun, banding urang tetua dulu.. labih sanang kitane ne jua. Kadang kitane alasan malas masak tahap inda munasabah. Ommi cakap kamu bakawin kawinan kandila.. jangan tah jua luan sedikit-sedikit ke kadai saja. nda jua kan tahan. pebaik tah be usin, begaji basar. Pandai-pandai tah mengatur kewangan. *ingati tu Mimie*

Urang tetua dulu bekeraja jua. bajalan batis basawah bapadi, beramu di utan dibawah matahari. Kitane bekerjaya pun masih jua di tahap sanang, masuk pejabat beikun, masuk kerita beikun, sampai rumah on aircond hehe. 

Yatah ganya tahap mentaliti kitane kurang kuat. Ambil iktibar.

Ingatan buat diri sendiri. Para isteri dan wanita, memasak menjaga makan pakai husband and family is ibadah yang lebih aula. Semoga kitane lebih kuat dan istiqomah agar keberkatan sentiasa ada dalam kehidupan berumah tangga. Amin.

I salute ommi, sengalih segagau manapun, tatap jua be masak untuk Abati and kami. Nada istilah makan ke kadai, pembaziran kata ommi hehe *dangar tu Mimie* kalau ada pun cuma untuk sambutan special atau acara tertentu.

Of which, aku tepikir sebenarnya Abati Ommi cuba mendidik kami untuk berjimat, mendidik untuk kami faham nilai duit.

Sebab by logic, kalau kitane sebagai indung bebelanja membari watir bali itu ini, bali tudung macam kan buka kadai, bali baju sampai limpar lemarih *terasa diri* macam mana kan suruh anak bejimat? Macam katam suruh anak jalan lurus pulang tu kan? hehe.

Abati Ommi inda pernah directly mengarahkan atau marah "taruh usin atu. Jangan kan bebelanja saja" sebab by nature anak yang masih bedamitan atu mana jua faham kan menaruh duit. So kalau NATO nda menjadi. harusnya indung buat anak akan mengikut.

I can say halus cara Abati Ommi menerapkan nilai atu dalam diri anak-anak. Dengan didikan atu anak sendirinya automatic iski menabung and simpan duit hasil sendiri, sekali sekala bebelanja. Syukur apa yang ada. Thats how i see it.

I still remember, (seperti yang pernah aku kongsikan sebelumnya) dulu kami belanja skulah pakai separuh, simpan separuh. Atau bawa bata from home, belanja skulah simpan dalam tabung. Myself masa darjah pra kali atau sekulah randah.. belanja 50sen atu pun bekarih jua kan menabung hehe. Kiut kan haha!

And masa kami bebasaran ane pun, kadang berabut and show off tabung sama Abati Ommi siapa simpan coins atau usin keratas paling banyak haha! Saingan positif. Mind you, pebaik tah usin pacah, bejasa jua pakai membayar itu ini atau belanja taim singkat. Atau pun menyiapkan garage atau rumah! *Alhamdulillah* dapat jua elakkan bautang kan kan hehe.

Abati Ommi selalu pasan.. jangan sekali-kali mendidik anak dengan kemewahan bebelanja, kemewahan beharta. Jangan wujudkan istilah "tunjuk ane dapat ane, minta atu dapat atu" hehe. Jangan mendulur anak lagi damit belabih-labihan dengan kemewahan, udah basar menjulur. Telambat udah tu. Bantuk anak-anak kamu dari awal.

I know Abati Ommi menahan rasa untuk kan mendulur anak-anak tapi demi kebaikan masa depan kami, disiplin anak-anak, semua atu di tahan rasa saja. Sekali-sekala ada jua. nda jua batiada.

Sebab kata Abati Ommi, kalau kan mengubah generasi (keturunan), "kitane mesti mula dulu, barutah yang lain nya menurut. Biar masane anak balum paham, terapkan saja konsep kehidupan dan akhlak dalam anak-anak, supaya kematangan atu lakas hinggap. Jangan sudah anak bebasaran barutah kan melatih itu ini, ujung-ujung indung ditempalaki nya balik". Waliyadzubillah, mohon dijauhkan.

Apatah lagi kalau anak bedamitan inda faham apa-apa atu, begantung indung jua banarnya untuk membentuk peribadi anak-anak (bukan indung mengikut karenah anak yang macam-macam nda logic) hmm.. macam sukar payah jua jadi parents? Setiap tindakan dan perbuatan harus di tapis sebab anak-anak ane sifatnya suci mudah mengikut, setiap yang dilihat akan jadi ikutan. "Monkey see, monkey do" hehe. Hati-hati.

Nah sudah melarat cerita. Anyway..

For tonight i made mussels masak sarai halia tumis, first time haha semua jua ne first time nya ane. Plus point, Ommi said, nyaman! Karang makan nasi lagi eh (sebab Ommi masak and makan udah awal tadi tapi tekana merasa the mussels, kan mau makan lagi.. aawwww sweet eh Ommi ne)
And sup sayur paling simple dalam dunia konon less is more hehe. Just bawang merah putih tumis, cube ayam and water bring to boil, masukkan carrot, potato and broccoli.


I keep some untuk lunch box esuk and for the siblings bebata jua. Yay!

Mungkin syndrome chef balum ilang, so i made another makanan untuk breakfast (i love lunchboxes! Banar.. siuk bebata ane. Since daming sampai basar bekeraja, bebata paling da best. Maybe sebab tebiasa Ommi selalu buatkan breakfast untuk kami masa skulah.. until now jadi habit for us hehe thank you Ommi, sebab subuh subuh udah masak for us. love you!)

Aing tangan isteri/indung kan pengikat kasih penyemai sayang suami/anak-anak. *awwww...*

Lagi melarat. Hehe. I made ruti paun as its base moulded dalam muffin tin, inti nya luncheon meat (baru jua pernah membali yang dalam tin), bawang basar, eggs and seasoning. Masuk dalam air fryer 160 for 20 minutes labih kurang. First batch macam tebako sikit hehe pasal baru kan tuning setting sesuai. almaklom resepi hati. Bagi sos cili and dressing.


This one Ommi yang buat masa last week. Superb rasanya! Ulam penggaga. Silap silap buleh seperiuk ne makan nasi hehehe. Bawang, udang karing, sira, micin and limau saja. Then gaul. Ulam nya apa saja. Peria pun buleh. Left photo, salad i grow belakang umah.

Now inda payah lagi bali salad, since menanam sendiri udah.

The day before, i cooked ayam goreng halia and gulayan lamiding tumis garlic belacan. yum!

Semua menu first time. buat ikut resepi hati saja.

Panjang cerita, till then, have a wonderful days ahead!

P/s : jangan jadikan kemalasan menghalang tujuan. Inda pandai, belajar, cari, kaji. Ilmu kan ada di mana-mana. Jangan ego untuk memberi dan menerima.

Kalau kitane ada ilmu, kongsikan niat lillahitaala. Agar bermanfaat bagi semua urang nda kira siapa. Nda perlu pilih urang atu be pangkat atau ada nama, barutah kitane suruk-suruk tapi mendabik dada arah urang biasa-biasa. Astaghfirullah..

Inda perlu ungkit.. "kalau bukan kediaku membawa.. ndada ia pandai tu sianu atu" atau "kalau bukan kediaku mengajar, saumur idup nada ia tau tu". untuk apa mendapat nama, kebanggaan dunia sementara saja.

Maha Suci Allah pemilik segala khazanah ilmu dan ianya diluar jangkauan. So, nda perlu kitane angkuh dan sombong. kan kan? hehe Semuanya Allah yang ilhamkan. Kalau Allah tarik balik? Apa yang kitane ada?

Dan kitane sebagai individu, jangan ambil kesempatan atas kebaikan manusia. Be nice and be good too. Allah Maha Adil. jangan buat pekara yang kitane sendiri inda suka kalau urang buat pekara yang sama arah kitane. renungan muhasabah diri.

Kuasai minda, jernihkan hati. istiqomah mentadbir diri.

Wallahua'lam...

Tuesday, 3 May 2016

Jodoh Dan Usaha


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Surah Yaasin, Ayat 36.


what a beautiful councidence! ayat 36 surah ke 36. Subhanallah.

anyway, hasil dari ilmu minggu lapas. Sedang all the makciks sembang-sembang and tazkirah in between. Ustadzah cakap, nah baik tah di baca ne. Jadikan amalan. Mohon yang baik baik. Jodoh yang taat kepada Allah, yang beriman.

Baca tiap kali lapas sembahyang, dan sebalum keluar rumah.

Kemudian ustadzah takidum kidum memandang aku. "Badangan sudah ne?"

aku senyum menggelengkan kepala dan kelazimannya aku hanya mengaminkan. Hehe siapa tau, kalau kalau doa ustadzah dikabulkan.

and if i may quote as what has already mentioned dalam kitabullah :
"Dan Tuhan kamu menyatakan 'berdoalah kamu kepadaKu nescaya Aku perkenankan doa permohonan kamu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong takbur daripada beribadah dan berdoa kepadaKu, akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina'" surah al-ghafir ayat 60

ustadzah menyambung, Kalau sudah ada, buleh jua sabut nama nya lapas baca ayat atu. Insha Allah.

Alahai ustadzah, 'dangan' pun nada.. nama siapa la kan di sabut dalam doa hehe.

Jodoh aturan Allah. Ianya rezeki. Kalau pun nda berjodoh, ia nya kelebihan untuk kitane berbakti kepada indung bapa. dan sudah Janji Allah menciptakan setiap makhluk berpasangan. meski bukan di dunia, di akhirat sana, pasti.

not so long ago, Pak long ada mengongsikan melalui potongan ayat al-quran. Surat al anfal ayat 17. Walaupun asalnya digunakan pak long untuk tujuan lain (memancing ikan) tapi pernah jua dikongsikan untuk doa jodoh (more than one?), terpulang ikut nawaitu. dan biiznillah, diperkenan kan Allah.


so i asked for pencerahan and the exact potongan ayat. so here pak long pesan cara/kaedah,

Apapun cara, doa kitane minta yang baik.. baik kitane pinta, insha Allah baik yang Allah berikan. Tinggal saja keyakinan kitane atas kuasa Allah. semoga perkongsian ane bermanfaat. gunakan sebaiknya, insha Allah. haqqul yaqin.

p/s : so after this, tambah dan tingkatkan doa. sebagai salah satu usaha. Allah Maha Mendengar and husnudzon dengan AturanNya. i wrote this post, sebab last week, ustadzah kongsikan about jodoh, then pagi tadi, kawan Abati merista pasal jodoh, patang nya officemate pun sabut soal jodoh hehe. doakan ya! Allahumma amin.
Wallahua'lam.

Saturday, 9 April 2016

thoughts

Bismillahirrahmanirrahim



one fine day, May Allah give the courage to do so. of which i'm slowly doing it.


membisu seribu bahasa.


Tuesday, 5 April 2016

Sense of Belonging

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

Assalamualaikum 

feeling down a little. Some blues. mungkin sedikit kecewa? terkilan? atau rasa .. mungkin.. give up? well, i don't usually give up that easily, tapi akan mudah berputus asa, jika sesuatu pekara yang tiada hala tuju, tiada mendatangkan manfaat atau sesuatu yang negatif. Bukan kah lebih baik mengundur diri. Jika atu yang terbaik. *senyum hambar* dan jika bukan sekarang, bila lagi? *cuba untuk tenang*

anyway, i have been in a deep thoughts since last sunday night, monday and today. a mix of feelings. Both bad and good feelings. Something to ponder. Untuk di fikirkan. Actually, its an on and off thoughts.

bahagia atu nikmat Allah, and apabila Allah tarik nikmat rasa atu, i'm pretty sure you'll be able to relate betapa Maha Besar kekuasaanNya. Allah ingin kita kembali kepadaNya dengan kebergantungan yang hanya padaNya bukan kepada sesama makhluk. It is testing your faith.

on a side note, mungkin Allah sedang menjawap permohonan? Allahuakbar.

because atu yang terilham di minda. Of which i think i could put a smile on my face, tanpa dirancang naturally pelahan lahan menjauh melalui qada dan qadar nya and eventually akan menemukan jalan penyudah. Mungkin .=) who would know. Allah punya aturan.

post title, sense of belonging. ringkas mudah tapi ramai yang inda mampu melakukan.

this thing buleh saja tejadi dikalangan suami isteri, anak-anak, sahabat dan kaum keluarga.

rasa tersisih? Terabai? bagi pasangan, never ever memberikan ruang untuk pasangan kitane rasa disisihkan atau tersisih. atu adalah kecuaian paling basar. kalau bagi pasangan yang jarak jauh, lebih memerlukan penelitian terperinci. be more sensetive towards our spouse's feelings. Tanai tatang sebaiknya.

bagi anak-anak, meskipun kadang anak anak ane macam dan pelbagai karenah, jangan semakin menjauh sebab atu menyebabkan bisdurang lagi hanyut.

sense of belonging ane meluas dan subjektif. bergantung kepada kehebatan kitane menangani nya. hatta, sekecil-kecil effort pun sebenarnya dapat menyelamatkan daripada setiap sesuatu atu berlarutan. nya kitane, jangan luan di asuh rasa malas atu, usaha dan usaha. apatah lagi kalau sudah berumah tangga. macam-macam lagi ujian nya. bukan mudah untuk memahami.

memahami ane bukan bicara kata saja 'awu aku memahami' ataupun 'awu i know tu'. kalau lisan mengetahui, cuba perhati kenapa inda selari dengan perbuatan dan tindakan? bermakna atu adalah kegagalan. No? Yes? jangan kan individu biasa, sebagai seorang counselor pun silap silap buleh di lable 'cakap inda serupa bikin'.

not necessarily perlu kepada body contact, physically bersua wajah, walaupun atu sebenarnya penguat ikatan, tapi menanai sebuah perasaan atu bukannya sanang. ditarik jangan sampai putus, dilapas jangan sampai hilang. sebab perasaan manusia yang 'terabai' akan wujud ruang-ruang negatif yang akan membebankan. 

memang jua kitane ane inda 24 jam akan ingat sentiasa, tapi jangan pandang ringan, jangan ambil mudah. natijahnya kemudian, khuatir menghampakan.

just because, kitane inda pernah menyatakan atau menyuarakan, inda bermakna semuanya okay. atu cuma sebagai satu 'adab' inda menyusahkan urang lain atau memberikan extra 'beban'. tapi insan yang hebat, ia tau dan inda akan membiarkan. ia akan sentiasa belajar dan beringat, berusaha untuk memperbaiki. Berusaha mencari di sesingkat ruang dan waktu.

Plus, if you tango, it will not going to work kalau hanya satu pihak. You need both.

Apapun, siapapun kitane, sebagai seorang isteri, anak atau wanita. Kitane bermain atau dipermainkan oleh emosi. Inda salah kitane menuruti namun, kawal dengan baik. Emosi adalah kelebihan seorang wanita. Bukan kekurangan. Jika pentadbiran nya kukuh dan kebergantungan kitane hanya pada ilahi. Dia yang Maha Memberi. Mohon sebanyak nya. Mohon dijauhkan dari perlakuan yang bertentangan dengan ajaranNya.

Sejujurnya, kedukaan buleh saja membawa kitane lebih waras dan jauh dari kelalaian dan kelapaan duniawi. Ketenangan di cari.

meski manusia tiada yang sempurna, namun dalam menyempurnakan rasa itu, masih mampu untuk digenggam.

Wallahu ta'ala a'lam

p/s : jika itu JanjiNya, semoga dipertemukan dalam keredhaanNya, jika hanya permainan manusia semata-mata, dan percaturan hati cuma, mohon segera disudahkan dan mengakhiri digaris penamat. perjalanan yang jauh tanpa hala tujuan, apa yang akan diterima dipenghujungnya? Kerana sekeping hati tanpa dipinta dan disedari akal, adakalanya bijak dalam menilai kesungguhan atau sebaliknya. Masha Allah.

Sekadar bual bicara dari hati yang ingin cuba melangkah pergi jauh. Mohon izin jika itulah yang paling terbaik buat semua. Seiring aku cuba mencari keikhlasan hati dalam redha ilahi. Tiada yang mengerti ombak di lautan hati melainkan ilahi.

Senyumlah. Agar hati lebih ceria untuk hari esok dan mendatang. Insha Allah.

Jazaakumullahu Khairan!

Nuffnang